Myth or Fact
Mitos: Boleh
menghindari sarapan pagi.
Fakta : Sarapan pagi itu sangat penting karena pada saat
tidur, kita sudah berpuasa sekitar 8 jam, jadi kita butuh makan setelah
berpuasa. Meskipun kita bisa mendapat asupan makanan dari makan siang tetapi kita
tidak mendapatkan semua vitamin dan mineral yang bisa didapat dari makan pagi
yang sederhana.
Mitos: Menghindari salah satu waktu makan adalah cara
yang tepat untuk menurunkan berat badan
Fakta: Tubuh kita membutuhkan kalori dan nutrisi seimbang agar dapat berfungsi dengan
baik. Bila kita menghindari salah satu waktu makan, maka akan timbul rasa ingin
mengemil atau kita cenderung akan makan banyak pada waktu berikutnya. Justru hal
itu yang dapat membuat kita gemuk.
Mitos: Susu dapat menyebabkan kegemukan
Fakta: Tidak semua jenis susu dapat menyebabkan
kegemukan. Jika takut berat badan bertambah, anda dapat memilih susu tanpa
lemak. Jenis susu ini umumnya mempunyai kandungan nutrisi yang sama dengan susu
biasa, tetapi kandungan lemak dan kalorinya jauh lebih kecil, sehingga tidak
menggemukkan. Jadi, jangan takut minum susu ya.
Mitos: Obat tidak baik diminum bersama susu
Fakta : Tidak semua jenis obat tidak baik dikonsumsi
bersama susu. Ada beberapa obat, terutama yang bersifat mengiritasi lambung,
justru dianjurkan untuk diminum bersama susu atau pada waktu makan. Gunanya
agar susu atau makanan tersebut dapat mengurangi efek iritasi lambung dari obat
yang dikonsumsi. Walaupun susu atau makanan akan sedikit mengurangi daya kerja
obat tersebut, namun efek perlindungannya terhadap iritasi lambung lebih besar Obat-obatan yang sebaiknya TIDAK dikonsumsi
bersama susu adalah antibiotik, karena penyerapan zat-zat aktifnya dapat
dihambat. Oleh karena itu, susu sebaiknya diminum sekitar 2 jam setelah atau sebelum minum obat antibiotika.
Mitos: Halitosis (bau mulut) bisa jadi suatu tanda adanya masalah pada
organ dalam tubuh.
Fakta: Bau
mulut memang bisa disebabkan karena adanya masalah pada organ tubuh. Untuk itu
Anda perlu melakukan uji sampel darah dan rotgen serta konsultasi dengan dokter
spesialis penyakit dalam. Namun sebelum Anda melakukan hal itu, periksa kesehatan gigi terlebih dahulu, karena sebagian
besar masalah bau mulut disebabkan masalah gigi, infeksi gusi, dan bakteri
mulut yang menghasilkan gas VSC (volatile sulfur compound), penyebab
utama bau mulut.
Mitos: Gusi berdarah ketika menyikat gigi merupakan masalah sepele dan
dapat sembuh dengan sendirinya.
Fakta : Terlalu keras menyikat gigi dan gusi, dapat
menyebabkan gusi berdarah dan menyingkap lapisan gusi. Kebiasaan ini akan
membuat gigi mudah goyang dan tanggal, meski tanpa adanya kerusakan. Gusi
sehat tidak akan berdarah bila disikat dengan tekanan normal (sedang). Bila gusi berdarah saat menyikat gigi (dengan tekanan normal), ini tanda adanya
peradangan gusi. Penyebabnya, daerah perbatasan antara gigi dan gusi yang
kotor.
Mitos: Sariawan timbul akibat kurangnya asupan vitamin C.
Fakta : Tidak
hanya lantaran kekurangan asupan vitamin C, sariawan juga bisa disebabkan
berbagai faktor lain seperti: alergi, stres, penurunan sistem kekebalan tubuh,
trauma (tergigit berulang- ulang), ataupun ketidakseimbangan hormon -seperti
saat wanita menstruasi. Konsumsi vitamin C dapat mempercepat penyembuhan
sariawan, karena sifat vitamin ini membantu memperbaiki jaringan yang rusak.
Sariawan yang tidak kunjung membaik dalam waktu 1minggu perlu dikonsultasikan
dengan dokter gigi untuk mengantisipasi kemungkinan adanya penyakit bahaya lainnya seperti kanker mulut.
Mitos: Diet rendah lemak merupakan cara sehat
menurunkan berat badan
Fakta : Diet rendah lemak paling sering
dilakukan oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan. Tapi, membuang semua
lemak dari daftar diet Anda bisa mengganggu kesehatan. Diet yang sangat rendah
lemak atau tanpa lemak tidak bisa mencukupi energi untuk pertumbuhan yang sehat. Beberapa penelitian juga telah menunjukkan bahwa diet rendah lemak dan
tinggi karbohidrat bisa meningkatkan resistensi insulin. Olahraga dipadukan
dengan diet seimbang tetap merupakan cara terbaik menurunkan berat badan.
Mitos: Mengkonsumsi gula sebelum olahraga akan
menambah energi.
Fakta : Karbohidrat sederhana seperti gula yang terdapat dalam permen, kue dan coklat
memang meningkatkan kadar gula darah secara drastis sehingga meningkatkan
energi dapat segera dirasakan. Namun setelah itu, gula darah akan turun secara
drastis, yang membuat kita justru lebih merasa kurang energi.
Mitos: Coklat dan makanan berminyak menyebabkan
jerawat.
Fakta : Belum ada hasil penelitian yang membuktikan hal tersebut. Tetapi, sebaiknya
kita menghindari coklat dan makanan berminyak. Hal ini karena pada umumnya coklat dan makanan berminyak mengandung
kadar lemak yang tinggi dan tidak mempunyai nilai nutrisi yang tinggi.
Sumber :