RSS

EFEK OBAT

EFEK PENGGUNAAN OBAT CAMPURAN


            
         OBAT. Siapa sih yang nggak kenal kata itu. Setiap orang yang sakit pasti akan berhadapan dengan yang namanya obat. Umumnya obat bekerja sebagai stimulasi atau depresi aktifitas sel dan bukan fungsi baru dari sel. Penggunaan obat saat sakit sangat dianjurkan. Bahkan, kita bisa menghabiskan beberapa obat sekaligus ketika sakit. Tapi apakah ada efek dari penggunaan obat campuran tersebut? Nah, akan saya bahas disini efeknya.

  • Adisi : campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama menimbulkan efek yang merupakan  jumlah dari efek masing-masing obat secara terpisah pada pasien.
  • Sinergis : campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama dengan aksi proksimat yang sama, menimbulkan efek yang lebih besar dari  jumlah efek masing-masing obat secara terpisah pada pasien.
  • Potensiasi : campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama dengan aksi-aksi yang tidak sama diberikan pada pasien, menimbulkan efek lebih besar daripada  jumlah efek masing-masing obat secara terpisah pada pasien.
  • Antagonis : campuran obat atau obat yang diberikan bersama-sama pada pasien yang menimbulkan efek yang berlawanan aksi dari salah satu obat, mengurangi efek dari obat yang lain.
  • Interaksi obat : fenomena yang terjadi bila efek suatu obat dimodifikasi oleh obat lain yang tidak sama atau sama efeknya, dan diberikan sebelum atau bersama-sama. Interaksi obat dapat berlangsung dengan beberapa cara : 
    a. interaksi kimia, contoh: Femitoin diikat oleh Kalsium, Tetrasiklin oleh logam     valensi dua.
    b. kompetisi untuk protein plasma, contoh: Salisilat, Fenibutazon dan Indometazin mendesak ikatan obat lain pada protein, hingga memperkuat khasiat obat tersebut.
    c.  induksi enzim
    Obat menstimulasi pembentukan enzim hati, lalu menimbulkan obat tersebut cepat dieliminasi  dan juga mempercepat perombakan obat lain.
    Contoh: Hipnotika memperlancar biotransformasi antikoagulansi dan antidepresif trisiklis hingga memperlemah efek obat tersebut.
     d. inhibisi enzim
    Obat menggangu fungsi hepar dan enzim-enzimnya.
    Contoh: alkohol dapat memprkuat obat lain 


    sumber: Anief, Mohammad. 1996. Penggolongan Obat Berdasarkan Khasiat dan Kegunaannya. Yogyakarta : Gadjah Mada University Press
     

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar